DARI RUMAH SAKIT KE DAPUR MBG, WAKA BGN TURUN LANGSUNG KE NGANJUK — DANDIM 0810 KAWAL PENANGANAN DAN EVALUASI
NGANJUK — Perhatian serius pemerintah terhadap kejadian yang dialami sejumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Nganjuk ditunjukkan melalui kunjungan langsung Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Mayjen TNI (Purn) Trenggono, S.I.P., M.A.P., Sabtu (5/9/2026).
Tak sekadar melakukan peninjauan, Waka BGN datang langsung untuk melihat kondisi penerima manfaat yang menjalani perawatan sekaligus memastikan proses evaluasi terhadap penyelenggaraan MBG dilakukan secara menyeluruh.
Dalam kunjungan tersebut, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., turut mendampingi Waka BGN bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan unsur terkait lainnya.
Rangkaian kunjungan dimulai sekitar pukul 15.37 WIB di Rumah Sakit Islam (RSI) Kabupaten Nganjuk, Jalan Imam Bonjol No. 20, Kelurahan Payaman, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.
Di rumah sakit, Waka BGN bersama Dandim 0810/Nganjuk meninjau langsung sejumlah pasien yang merupakan penerima manfaat MBG dari SPPG Begadung 2 Yayasan Ksatria Raja Angga.
Suasana peninjauan berlangsung serius. Waka BGN melihat kondisi para pasien sekaligus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mengetahui perkembangan penanganan medis yang diberikan.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah agar para penerima manfaat yang mengalami gangguan kesehatan memperoleh penanganan secara optimal. Di sisi lain, informasi dari pihak rumah sakit menjadi bagian penting dalam proses evaluasi terhadap kejadian tersebut.
Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti mengikuti langsung rangkaian peninjauan dan koordinasi. Kehadiran jajaran TNI dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder dalam menghadapi situasi di lapangan.
Turut hadir Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, S.T., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Nganjuk sekaligus Satgas MBG Kabupaten Nganjuk Judi Ernanto, S.Pi., M.M., Direktur Utama RSI Nganjuk dr. Fitriana Wijayanti, Sp.PD, Forkopimcam Nganjuk, serta Kepala Korwil SPPI Kabupaten Nganjuk Anindita Nur Hidayah beserta para Kepala Korcam se-Kabupaten Nganjuk.
Dari rumah sakit, rombongan kemudian bergerak menuju lokasi SPPG Begadung 2 Yayasan Ksatria Raja Angga di Jalan Widas No. 003, Kelurahan Begadung, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.
Sekitar pukul 16.10 WIB, Waka BGN bersama Dandim 0810/Nganjuk tiba di lokasi dapur MBG. Di tempat tersebut, peninjauan berlanjut pada evaluasi penyelenggaraan makanan yang sebelumnya didistribusikan kepada penerima manfaat.
Pemeriksaan dan evaluasi dilakukan terhadap sejumlah tahapan penting dalam penyelenggaraan MBG, termasuk bahan makanan, proses pengolahan, kebersihan, keamanan pangan, pengemasan, hingga mekanisme distribusi.
Evaluasi langsung di lapangan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai proses penyelenggaraan MBG. Setiap tahapan menjadi perhatian agar faktor yang berkaitan dengan kejadian dapat diketahui dan menjadi bahan perbaikan.
Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung koordinasi dan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah dalam penanganan kejadian tersebut.
Menurut Dandim, sinergi seluruh unsur menjadi hal penting agar penanganan terhadap masyarakat dapat berjalan cepat, sementara evaluasi penyelenggaraan MBG dapat dilakukan secara objektif dan menyeluruh.
“Kami bersama seluruh unsur terkait akan terus mendukung langkah penanganan dan evaluasi di lapangan. Yang menjadi perhatian utama adalah keselamatan masyarakat dan memastikan program ini dapat berjalan dengan baik,” tegas Dandim.
Kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Kehadiran langsung Waka BGN di lokasi menunjukkan bahwa setiap persoalan dalam pelaksanaan MBG mendapatkan perhatian dan tindak lanjut.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan program yang menyentuh masyarakat secara langsung. Karena itu, kualitas dan keamanan makanan menjadi bagian yang sangat penting dalam setiap proses penyelenggaraannya.
Mulai dari bahan baku hingga makanan diterima oleh penerima manfaat harus mendapatkan perhatian. Evaluasi secara berkala diperlukan untuk memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan dan standar yang telah ditetapkan.
Kejadian di Kabupaten Nganjuk menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperkuat sistem pengawasan serta meningkatkan kualitas pelaksanaan MBG ke depan.
Pemerintah juga terus mendorong koordinasi antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, pengelola SPPG, SPPI, aparat kewilayahan, dan unsur terkait lainnya agar setiap persoalan dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Bagi masyarakat, kunjungan langsung Waka BGN dan pendampingan Dandim 0810/Nganjuk menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan penerima manfaat mendapatkan perhatian serta pelayanan yang diperlukan.
Tidak berhenti pada penanganan pasien, evaluasi juga diarahkan untuk memperbaiki sistem sehingga pelaksanaan MBG ke depan semakin aman, tertib, dan berkualitas.
Rangkaian kunjungan kerja Waka BGN di Kabupaten Nganjuk berakhir sekitar pukul 16.35 WIB. Seluruh kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.












