Berita  

API MELALAP KANDANG JERAMI DI TANJUNGANOM, BABINSA DAN WARGA BAHU-MEMBAHU BERSAMA DAMKAR PADAMKAN KEBAKARAN

NGANJUK – Kebakaran terjadi pada sebuah kandang yang digunakan untuk menyimpan jerami milik warga di RT 02/RW 01, Dusun Tawangsari, Desa Kedungombo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, yang mengakibatkan kepulan asap dan kobaran api terlihat dari lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut diketahui setelah pemilik lahan, Bapak Wagiso, pulang dari bekerja sekitar pukul 17.00 WIB. Setibanya di rumah, Wagiso mendapat informasi dari tetangganya, Ibu Kesi, bahwa kandang jerami miliknya telah dalam kondisi terbakar.

Mendapat kabar tersebut, pemilik lahan bersama warga sekitar segera berupaya melakukan tindakan awal sekaligus meminta bantuan kepada petugas pemadam kebakaran. Warga kemudian menghubungi pihak Damkar untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut guna mencegah api semakin meluas.

Upaya pemadaman kemudian dilakukan dengan melibatkan petugas pemadam kebakaran serta masyarakat sekitar. Sekitar pukul 17.50 WIB, Babinsa bersama masyarakat turut membantu petugas Damkar dalam proses pemadaman api.

Dengan mengerahkan peralatan yang tersedia, petugas Damkar bersama Babinsa dan warga berupaya melokalisir kobaran api agar tidak merembet ke bangunan maupun lahan di sekitar lokasi.

Kondisi jerami yang merupakan material mudah terbakar membuat proses pemadaman membutuhkan kewaspadaan dan penanganan secara maksimal. Babinsa bersama masyarakat terus membantu petugas di lapangan hingga api benar-benar dapat dikendalikan.

Berkat kesigapan petugas Damkar, dukungan Babinsa serta partisipasi masyarakat sekitar, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 WIB.

Setelah memastikan api telah padam dan kondisi lokasi dinyatakan aman, petugas Damkar kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke kantor Damkar.

Kejadian tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada tempat penyimpanan jerami atau material lain yang mudah terbakar.

Kehadiran Babinsa bersama masyarakat dalam membantu proses pemadaman juga merupakan bentuk respons cepat aparat kewilayahan dalam membantu masyarakat ketika terjadi musibah.

Sebagai aparat teritorial, Babinsa senantiasa dituntut untuk berada di tengah masyarakat serta membantu penanganan berbagai kejadian yang dapat mengganggu keselamatan dan keamanan warga di wilayah binaannya.

Kebersamaan antara petugas Damkar, Babinsa dan masyarakat dalam penanganan kebakaran tersebut menunjukkan pentingnya sinergi dan gotong royong ketika menghadapi kondisi darurat.

Dengan bergerak cepat dan bersama-sama, api dapat segera dikendalikan sehingga potensi meluasnya kebakaran dapat diminimalkan.

Data Pemilik Lahan:
Nama: Wagiso
Alamat: Dusun Tawangsari, Desa Kedungombo, RT/RW 003/001, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.

Kronologi Singkat:

  • 17.00 WIB: Pemilik lahan, Wagiso, pulang bekerja dan mendapat informasi dari Ibu Kesi bahwa kandang jerami dalam kondisi terbakar.
  • Pemilik lahan meminta bantuan warga sekitar dan menghubungi petugas Damkar.
  • 17.50 WIB: Babinsa bersama masyarakat membantu petugas Damkar melakukan pemadaman.
  • 19.00 WIB: Api berhasil dipadamkan dan petugas Damkar kembali ke kantor.

Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa dalam situasi darurat, kecepatan informasi, respons petugas dan kepedulian masyarakat menjadi kunci dalam mencegah api berkembang semakin besar.

Babinsa bersama masyarakat akan terus berupaya menjaga kewaspadaan serta membantu setiap penanganan kejadian di wilayah binaan sebagai bagian dari pengabdian dan kepedulian TNI kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *