Berita  

TAK HANYA HADIR DI TENGAH RAKYAT, BABINSA TURUN TANGAN BONGKAR RUMAH WARGA, WUJUD NYATA KEMANUNGGALAN TNI

NGANJUK – Kepedulian dan semangat gotong royong kembali ditunjukkan jajaran TNI Angkatan Darat melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Tidak sekadar hadir memberikan imbauan, Babinsa Koramil 0810/05 Sawahan Serda Juwito turun langsung bersama warga melaksanakan kerja bakti pembongkaran rumah warga binaan di Dusun Putuk, Desa Sawahan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (05/09/2026).

Dengan mengenakan perlengkapan kerja, Serda Juwito bersama masyarakat bahu-membahu melakukan pembongkaran rumah. Tenaga dan kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam kegiatan tersebut.

Satu per satu bagian rumah dibongkar secara bergotong royong. Warga saling membantu, sementara Babinsa ikut terjun langsung mengerjakan pekerjaan bersama masyarakat. Suasana penuh kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk karya bakti TNI sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga mampu memberikan solusi dan bantuan ketika warga menghadapi kesulitan.

Bagi Serda Juwito, membantu masyarakat merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab sebagai seorang Babinsa. Menurutnya, seorang aparat teritorial harus senantiasa dekat dengan masyarakat dan siap membantu berbagai kegiatan yang dapat memberikan manfaat bagi warga binaannya.

“Melalui gotong royong yang dilakukan Babinsa bersama warga, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat bagi kepentingan masyarakat. Selain membantu pekerjaan warga, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana untuk membangun dan memelihara hubungan baik antara TNI dengan rakyat,” ujar Serda Juwito.

Ia menambahkan bahwa kerja bakti merupakan salah satu cara sederhana namun efektif untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan dan menumbuhkan kepedulian antarwarga.

“Sebagai Babinsa, sudah seharusnya kami selalu siap membantu mengatasi kesulitan warga binaan. Seperti kegiatan hari ini, kami bersama masyarakat bergotong royong membongkar rumah. Inilah salah satu bentuk kepedulian dan kehadiran TNI di tengah masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, kekuatan gotong royong tidak hanya terletak pada banyaknya tenaga yang dikerahkan, tetapi juga pada rasa kebersamaan yang tumbuh di antara masyarakat.

Ketika warga saling membantu, pekerjaan yang berat dapat diselesaikan dengan lebih ringan dan cepat. Di sisi lain, interaksi langsung antara Babinsa dan masyarakat juga semakin memperkuat komunikasi serta hubungan emosional yang telah terjalin selama ini.

“Yang dibutuhkan saat ini adalah tindakan nyata dan langsung dapat dirasakan oleh masyarakat,” tegas Serda Juwito.

Kegiatan pembongkaran rumah tersebut menjadi gambaran bahwa pengabdian TNI kepada rakyat tidak hanya diwujudkan dalam tugas-tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di wilayah binaan.

Babinsa sebagai ujung tombak satuan kewilayahan memiliki peran penting dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran di tengah warga memungkinkan Babinsa mengetahui secara langsung berbagai kondisi maupun kebutuhan masyarakat sekaligus ikut mencari solusi melalui koordinasi dan kerja sama dengan berbagai pihak.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan Serda Juwito bersama warga juga menjadi bagian dari upaya menjaga budaya kebersamaan yang telah menjadi kekuatan masyarakat sejak dahulu.

Bukan tentang siapa yang paling kuat, tetapi tentang bagaimana semua dapat bergerak bersama.

Bukan tentang seberapa besar pekerjaan yang dilakukan, tetapi tentang seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.

Dari kegiatan sederhana tersebut, kembali terlihat bahwa TNI dan rakyat merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, Babinsa hadir. Ketika pekerjaan membutuhkan banyak tenaga, warga bergerak bersama. Dan ketika semuanya bersatu dalam semangat gotong royong, pekerjaan yang berat pun dapat diselesaikan.

Melalui karya bakti tersebut, Koramil 0810/05 Sawahan terus berupaya menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus membangun kepedulian sosial di wilayah binaan.

TNI hadir bukan hanya untuk menjaga, tetapi juga untuk membantu. Bukan hanya berdiri bersama rakyat, tetapi turun tangan dan bekerja bersama rakyat.

Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh sehingga budaya gotong royong dan kepedulian antarwarga tetap terjaga di tengah kehidupan masyarakat.

Dari tangan Babinsa dan warga yang bekerja bersama, lahir sebuah pesan sederhana namun kuat: kesulitan rakyat adalah bagian dari kepedulian TNI, dan gotong royong adalah kekuatan untuk mengatasinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *