Nganjuk – Memasuki musim kemarau, ketersediaan air bersih menjadi perhatian serius di sejumlah wilayah. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, Babinsa Desa Oro-Oro Ombo Koramil 0810/18 Ngetos Kodim 0810/Nganjuk, Sertu Manuto, mempelopori kegiatan gotong royong bersama warga membangun bak penampungan air bersih yang memanfaatkan sumber mata air Argojali, di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jumat (10/07/2026).
Pembangunan bak penampungan tersebut merupakan langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan pasokan air bersih bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan sumber mata air Argojali sebagai kebutuhan sehari-hari. Melalui fasilitas tersebut, diharapkan distribusi air dapat berjalan lebih optimal, terutama saat debit air mulai berkurang akibat musim kemarau.
Sejak pagi hari, Babinsa bersama perangkat desa, pengurus sumber mata air, dan masyarakat tampak bahu-membahu mengerjakan pembangunan bak penampungan. Mereka bersama-sama mengangkut batu, mencampur adukan semen, menyusun pasangan batu, hingga merapikan konstruksi bangunan. Suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong terlihat mewarnai seluruh proses pekerjaan.
Babinsa Desa Oro-Oro Ombo, Sertu Manuto, mengatakan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian bersama. Oleh karena itu, Babinsa akan selalu hadir membantu masyarakat dalam setiap kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat, khususnya dalam menghadapi musim kemarau. Air bersih adalah kebutuhan pokok yang harus tetap tersedia. Melalui gotong royong ini, kami berharap masyarakat dapat terus menikmati pasokan air bersih dengan lancar sekaligus mempererat kebersamaan antara TNI dan warga,” ungkapnya.
Selain membantu pembangunan bak penampungan, Babinsa bersama pengurus sumber mata air juga rutin melaksanakan pengecekan terhadap kondisi sumber mata air Argojali serta jaringan pipa distribusi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan saluran air tetap berfungsi dengan baik serta segera melakukan perbaikan apabila ditemukan kerusakan akibat faktor alam maupun kendala lainnya.
Sementara itu, Danramil 0810/18 Ngetos menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan sarana air bersih merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Babinsa harus mampu menjadi pelopor dalam setiap kegiatan positif di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa bukan hanya membantu pekerjaan fisik, tetapi juga membangun semangat gotong royong, memperkuat kebersamaan, serta memberikan solusi terhadap berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat,” jelas Danramil.
Di tempat terpisah, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., memberikan apresiasi kepada Babinsa dan masyarakat yang terus menjaga semangat gotong royong dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Air bersih merupakan kebutuhan vital yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat. Saya mengapresiasi dedikasi Babinsa bersama pemerintah desa dan seluruh warga yang bergotong royong membangun fasilitas penampungan air bersih. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus bentuk kepedulian bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya menghadapi musim kemarau,” tegas Dandim.
Melalui pembangunan bak penampungan air bersih tersebut, diharapkan masyarakat Desa Oro-Oro Ombo dapat memperoleh pasokan air yang lebih stabil sepanjang musim kemarau. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, pengurus sumber mata air, dan masyarakat diharapkan terus terjaga sebagai modal utama dalam mewujudkan ketahanan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nganjuk.












