Nganjuk – Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., menghadiri kegiatan Sarasehan Kebangsaan yang diselenggarakan di UPT BLK Nganjuk. Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh organisasi kemasyarakatan (Ormas), akademisi, serta peserta dari berbagai kalangan generasi muda.
Sarasehan mengusung tema “Partisipasi Ormas dalam Menyiapkan Generasi Milenial yang Handal Menuju Indonesia Emas 2026”. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran organisasi kemasyarakatan dalam membina dan membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, wawasan kebangsaan, serta kemampuan yang unggul dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0810/Nganjuk menyampaikan bahwa generasi milenial merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini melalui pendidikan, pembinaan karakter, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, masa depan bangsa akan sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini.
“Generasi milenial harus memiliki semangat belajar, disiplin, cinta tanah air, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika global. Mereka adalah calon pemimpin bangsa yang akan melanjutkan estafet pembangunan menuju Indonesia yang lebih maju,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Dandim menekankan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat, pengaruh budaya asing, hingga ancaman penyalahgunaan media sosial yang dapat memengaruhi persatuan dan kesatuan bangsa.
Oleh karena itu, diperlukan pembinaan yang berkelanjutan agar generasi muda mampu memanfaatkan kemajuan teknologi secara positif dan produktif.
Beliau juga mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan untuk berperan aktif menjadi mitra pemerintah dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan pembinaan kepada generasi muda.
Menurutnya, Ormas memiliki peran strategis sebagai wadah pengembangan potensi, kreativitas, serta kepemimpinan generasi muda di lingkungan masyarakat.
Selain itu, Dandim menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila, semangat gotong royong, toleransi, serta rasa cinta tanah air harus terus ditanamkan kepada generasi muda sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Dengan bekal tersebut, generasi milenial diharapkan mampu menjadi pribadi yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Kegiatan sarasehan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas peran Ormas dalam pembangunan karakter bangsa, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta upaya menciptakan generasi yang siap menghadapi era digital dan persaingan global.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membina generasi muda agar memiliki kemampuan, keterampilan, dan wawasan kebangsaan yang baik. Komitmen tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul sebagai pilar utama pembangunan nasional.
Melalui kegiatan sarasehan ini, diharapkan terjalin komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, TNI, Polri, Ormas, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas guna mewujudkan cita-cita Indonesia yang maju, sejahtera, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2026.












