Ngluyu – Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus mendukung ketersediaan sumber air di wilayah binaan, Babinsa Desa Tempuran Koramil 0810/20 Ngluyu, Serma Supriyandi, melaksanakan pendampingan kegiatan pembuatan sumur gali di Dusun Semanding, Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan pembuatan sumur gali tersebut dilaksanakan di titik 5, tepatnya di lokasi milik Bapak Suryadin, Dusun Semanding, Desa Tempuran, RT 007/RW 002. Pembuatan sumur gali ini merupakan salah satu upaya untuk menyediakan sumber air yang nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Di tengah kondisi musim kemarau, ketersediaan sumber air menjadi salah satu perhatian penting bagi masyarakat. Oleh karena itu, pembuatan sumur gali diharapkan dapat menjadi solusi dalam membantu memenuhi kebutuhan air warga serta memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Dalam kegiatan tersebut, Serma Supriyandi turut memantau proses pekerjaan sekaligus berkoordinasi dengan masyarakat yang terlibat. Kehadiran Babinsa merupakan bentuk kepedulian dan pendampingan terhadap masyarakat di wilayah binaan, khususnya dalam menghadapi berbagai kebutuhan dasar yang berkaitan dengan ketersediaan air.
Serma Supriyandi mengatakan, Babinsa akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan membantu sesuai kemampuan serta tugas kewilayahan.
“Pembuatan sumur gali ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan air. Kami akan terus melakukan pendampingan dan berkoordinasi dengan masyarakat maupun pemerintah desa agar kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ujar Serma Supriyandi.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat sumber air yang nantinya telah tersedia. Menurutnya, keberadaan sumur gali harus dimanfaatkan secara bijak agar dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.
“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana sumber air ini nantinya dapat dijaga dan dirawat bersama. Dengan kepedulian masyarakat, sumber air yang tersedia dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi sosial antara Babinsa dengan masyarakat. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan di wilayah binaan, Babinsa dapat mengetahui kondisi serta kebutuhan masyarakat sekaligus membangun kebersamaan dan semangat gotong royong.
Danramil 0810/20 Ngluyu menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendorong Babinsa untuk aktif mendampingi masyarakat, termasuk dalam kegiatan yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan air bersih.
“Babinsa harus senantiasa hadir di tengah masyarakat dan membantu mencarikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi warga. Ketersediaan air merupakan kebutuhan dasar, sehingga keberadaan sumur gali ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., menegaskan bahwa TNI melalui jajaran Babinsa akan terus mendukung upaya yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di wilayah binaan.
“Babinsa merupakan ujung tombak satuan teritorial yang selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kehadirannya di tengah warga diharapkan dapat memberikan manfaat serta membantu mengatasi berbagai kendala yang ada di wilayah, termasuk persoalan ketersediaan sumber air,” tegas Dandim.
Dandim juga mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat dalam proses pembuatan sumur gali tersebut. Menurutnya, keterlibatan dan gotong royong masyarakat menjadi faktor penting agar sarana yang dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal.
“Kami berharap sumber air yang nantinya diperoleh dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Mari bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan, khususnya dalam menghadapi musim kemarau,” pungkasnya.
Dengan adanya pembuatan sumur gali di Titik 5, Dusun Semanding, Desa Tempuran, diharapkan kebutuhan air masyarakat dapat semakin terbantu. Pendampingan Babinsa juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja sama dan gotong royong dalam mengatasi kebutuhan di wilayah.












