Nganjuk – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Dusun Palombo dengan Desa Kebonagung, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, terus menunjukkan perkembangan. Anggota Babinsa Koramil 0810/05 Sawahan Sertu Sudaryono bersama tujuh warga melaksanakan kegiatan lanjutan gotong royong pembangunan jembatan tersebut, Senin (21/9/2026).
Kegiatan kali ini menjadi bagian dari tahapan akhir pembangunan. Pekerjaan difokuskan pada plester jembatan dan pengecatan, dengan progres pembangunan yang disebut telah mendekati 100 persen.
Sejak pagi, Sertu Sudaryono bersama warga bahu-membahu menyelesaikan bagian-bagian jembatan yang masih membutuhkan penyempurnaan. Semangat gotong royong terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan, sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap pembangunan akses yang nantinya akan digunakan masyarakat.
Jembatan Perintis Garuda tersebut memiliki arti penting bagi warga karena menjadi salah satu akses penghubung antara Dusun Palombo dan Desa Kebonagung. Sebelumnya, masyarakat mengandalkan jembatan berbahan bambu yang harus dilakukan perbaikan secara berkala karena materialnya mudah lapuk.
Dengan hadirnya jembatan yang lebih permanen, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan aman. Akses tersebut juga diharapkan dapat mendukung aktivitas warga dalam bidang ekonomi, pendidikan maupun kegiatan sosial sehari-hari.
Danramil 0810/05 Sawahan menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan salah satu bentuk nyata kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat.
“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Kebonagung ini merupakan wujud nyata kemanunggalan Babinsa dengan rakyat. Sertu Sudaryono bersama masyarakat terus melanjutkan progres pembangunan. Hari ini masuk tahap plester dan pengecatan. Kami berharap jembatan ini segera selesai dan dapat digunakan warga,” ujar Danramil.
Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam pembangunan tersebut bukan hanya membantu pekerjaan secara fisik, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan teritorial untuk mendorong semangat gotong royong masyarakat.
Sementara itu, Sertu Sudaryono mengatakan bahwa pekerjaan pada hari tersebut berjalan dengan lancar. Tingginya antusiasme masyarakat menjadi salah satu kekuatan dalam mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan.
“Kami bersama warga hari ini melanjutkan pekerjaan Jembatan Perintis Garuda dengan melakukan plester dan pengecatan. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan semangat gotong royong masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan rasa kebersamaan dan kerja sama yang semakin meningkat,” ungkap Sertu Sudaryono.
Ia berharap setelah seluruh tahapan pembangunan selesai, jembatan tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Dandim 0810/Nganjuk Letkol ARH M. Taufan mengapresiasi semangat Babinsa dan masyarakat yang terus bergotong royong menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut.
“Kegiatan ini merupakan contoh nyata bagaimana TNI melalui Babinsa hadir dan bekerja bersama masyarakat untuk mendukung pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Semangat gotong royong seperti ini harus terus dipertahankan,” ungkap Dandim.
Dandim menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap mobilitas warga.
“Jembatan bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi penghubung aktivitas masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan mobilitas warga untuk bekerja, bersekolah maupun menjalankan kegiatan sosial dapat semakin mudah,” tegasnya.
Dengan progres pembangunan yang telah mendekati tahap akhir, Jembatan Perintis Garuda diharapkan segera dapat digunakan masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut sekaligus menjadi simbol kebersamaan, gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun fasilitas yang memberikan manfaat bagi kepentingan bersama.












