Nganjuk — Dalam rangka mendukung kelancaran akses pertanian dan menunjang program ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Mojodhuwur Koramil 0810/18 Ngetos Kodim 0810/Nganjuk, Serda Catur Eko, melaksanakan kegiatan pendampingan normalisasi jalan usaha tani di Desa Mojodhuwur, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Kamis (14/05/2026).
Kegiatan normalisasi jalan usaha tani tersebut dilaksanakan bersama perangkat desa, kelompok tani, dan masyarakat setempat dengan penuh semangat gotong royong. Perbaikan jalan dilakukan sebagai upaya membantu para petani agar akses menuju area persawahan dan lahan pertanian menjadi lebih mudah dan lancar.
Jalan usaha tani memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas pertanian masyarakat, terutama untuk mobilitas petani dalam membawa sarana produksi pertanian maupun mengangkut hasil panen. Namun akibat curah hujan dan tingginya aktivitas pertanian, sejumlah titik jalan mengalami kerusakan sehingga perlu dilakukan normalisasi dan perbaikan.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersama warga tampak kompak melakukan perataan jalan, pembersihan saluran di sekitar jalan, serta memperbaiki bagian jalan yang rusak agar kembali dapat digunakan secara maksimal oleh masyarakat.
Babinsa Desa Mojodhuwur Serda Catur Eko mengatakan bahwa kegiatan pendampingan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya para petani di wilayah binaan.
“Kegiatan pendampingan normalisasi jalan usaha tani ini bertujuan untuk membantu masyarakat agar akses pertanian menjadi lebih baik sehingga aktivitas para petani dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan jalan usaha tani yang baik sangat mendukung peningkatan produktivitas pertanian karena mempermudah mobilitas petani dalam melakukan aktivitas pertanian sehari-hari.
“Dengan adanya jalan usaha tani yang baik, para petani akan lebih mudah dalam beraktivitas sehingga dapat mendukung peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Selain membantu memperbaiki infrastruktur pertanian, kegiatan gotong royong tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui budaya kebersamaan dan kerja sama di lapangan.
Masyarakat Desa Mojodhuwur menyambut baik kegiatan pendampingan yang dilakukan Babinsa. Warga mengaku sangat terbantu dengan keterlibatan aparat TNI yang selalu hadir dalam kegiatan sosial maupun pembangunan di desa.
Para petani berharap normalisasi jalan usaha tani tersebut dapat terus berlanjut sehingga akses menuju lahan pertanian tetap terjaga dan mampu mendukung kelancaran aktivitas pertanian masyarakat di masa mendatang.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan antara Babinsa, perangkat desa, kelompok tani, dan masyarakat setempat.
Sementara itu, Komandan Kodim 0810/Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., memberikan apresiasi terhadap kepedulian Babinsa yang terus aktif membantu masyarakat di wilayah binaan, khususnya dalam mendukung sektor pertanian.
“Saya mengapresiasi kegiatan pendampingan yang dilakukan Babinsa bersama masyarakat dalam normalisasi jalan usaha tani. Ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung program ketahanan pangan nasional,” tegas Dandim.
Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi penggerak semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.
“Melalui kebersamaan dan kerja sama yang baik antara TNI dan masyarakat, berbagai program pembangunan di desa dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan adanya kegiatan normalisasi jalan usaha tani tersebut, diharapkan akses pertanian masyarakat Desa Mojodhuwur semakin baik sehingga mampu mendukung peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk.

















