NGANJUK – Semangat gotong royong dan kepedulian TNI AD terhadap kehidupan masyarakat kembali diwujudkan melalui dukungan dan pendampingan pembangunan Masjid Al Husayn yang berada di Dukuh Bogorjo, Dusun Cabean, Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk.
Pembangunan masjid tersebut menjadi salah satu harapan masyarakat setempat untuk memiliki sarana ibadah yang lebih layak, nyaman dan dapat dimanfaatkan bersama. Dalam proses pembangunannya, masyarakat secara bersama-sama turut memberikan dukungan dan tenaga, menunjukkan kuatnya semangat gotong royong yang masih terpelihara di tengah kehidupan warga.
Kehadiran personel TNI AD di tengah proses pembangunan menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan sekaligus membantu masyarakat dalam mewujudkan pembangunan fasilitas yang memiliki nilai penting bagi kehidupan sosial dan keagamaan warga.
Di lokasi pembangunan, sejumlah pekerja tampak melaksanakan pekerjaan pembangunan konstruksi masjid. Mulai dari pemasangan dan perakitan besi tulangan, persiapan pondasi hingga pekerjaan konstruksi lainnya dilakukan secara bertahap sesuai dengan tahapan pembangunan.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama masyarakat turut berbaur dan membantu pekerjaan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Kebersamaan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa keberadaan TNI di wilayah tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga senantiasa hadir dalam berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pembangunan Masjid Al Husayn dilaksanakan dengan penanggung jawab pelaksana di lapangan, Bapak Untung, yang bersama masyarakat terus berupaya menyelesaikan pembangunan tersebut agar nantinya dapat segera digunakan sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan keagamaan warga.
Bagi masyarakat Dukuh Bogorjo dan Dusun Cabean, pembangunan masjid memiliki arti yang lebih dari sekadar pembangunan sebuah bangunan. Masjid diharapkan menjadi tempat masyarakat melaksanakan ibadah, mempererat silaturahmi, sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan dan kehidupan sosial warga.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat juga menjadi kekuatan utama dalam proses pembangunan. Warga saling membantu sesuai kemampuan masing-masing, baik melalui tenaga, pemikiran maupun dukungan lainnya.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat semakin memperkuat semangat tersebut. Dengan berbaur bersama warga, komunikasi dan hubungan emosional antara TNI dengan masyarakat dapat terjalin semakin erat.
Kegiatan seperti ini juga menjadi bagian dari pembinaan teritorial yang dilakukan jajaran Kodim 0810/Nganjuk. Melalui kedekatan dengan masyarakat, Babinsa dapat mengetahui secara langsung berbagai kondisi dan kebutuhan warga di wilayah binaannya.
Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa TNI AD akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan positif yang bertujuan meningkatkan kehidupan serta kesejahteraan warga.
“Keberadaan Babinsa di tengah masyarakat merupakan bagian dari pengabdian TNI AD. Ketika masyarakat memiliki semangat untuk membangun fasilitas yang bermanfaat bagi kepentingan bersama, tentunya kita harus memberikan dukungan dan motivasi,” ujar Dandim.
Menurut Letkol Arh M. Taufan, pembangunan Masjid Al Husayn bukan hanya membangun sarana fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan kepedulian antarwarga.
“Yang terpenting dari kegiatan seperti ini adalah semangat gotong royongnya. Masyarakat saling membantu, TNI hadir bersama rakyat, dan semuanya bergerak untuk tujuan yang sama. Inilah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegasnya.
Dandim juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dan semangat dalam mendukung pembangunan masjid.
“Kami berharap pembangunan Masjid Al Husayn dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana. Nantinya masjid ini bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi tempat mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat,” ungkap Letkol Arh M. Taufan.
Lebih lanjut, Dandim mengingatkan bahwa semangat gotong royong harus terus dijaga karena menjadi salah satu kekuatan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan di wilayah.
“Budaya gotong royong merupakan kekuatan yang harus terus dipertahankan. Jangan sampai perkembangan zaman membuat masyarakat kehilangan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama. Justru melalui kegiatan bersama seperti ini, rasa persaudaraan dan kebersamaan harus semakin kuat,” pungkasnya.
Sementara itu, Bapak Untung selaku penanggung jawab pelaksana di lapangan menyampaikan bahwa dukungan dan kebersamaan berbagai pihak sangat membantu proses pembangunan Masjid Al Husayn.
Menurutnya, pembangunan rumah ibadah membutuhkan kebersamaan dan dukungan masyarakat karena manfaatnya nantinya akan kembali dirasakan oleh seluruh warga.
“Harapan kami pembangunan Masjid Al Husayn dapat berjalan lancar dan nantinya bisa digunakan masyarakat untuk beribadah dengan nyaman. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan dukungan,” ungkapnya.
Pembangunan Masjid Al Husayn menjadi gambaran bahwa sebuah harapan besar dapat diwujudkan melalui kebersamaan. Setiap tenaga yang diberikan, setiap material yang disiapkan, serta setiap bentuk dukungan masyarakat menjadi bagian dari proses panjang untuk menghadirkan tempat ibadah yang nantinya akan digunakan oleh generasi demi generasi.
Bagi Kodim 0810/Nganjuk, kehadiran di tengah masyarakat merupakan bentuk pengabdian yang harus terus diwujudkan melalui tindakan nyata. Tidak hanya hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan keamanan, tetapi juga hadir dalam kegiatan sosial, pembangunan dan berbagai aktivitas positif lainnya.
Kegiatan pembangunan Masjid Al Husayn berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. TNI dan masyarakat bekerja berdampingan tanpa sekat, saling membantu dan memberikan motivasi.
Masjid Al Husayn bukan sekadar bangunan yang sedang didirikan. Ia adalah simbol harapan, kebersamaan dan gotong royong masyarakat Dukuh Bogorjo, Dusun Cabean. Di tengah proses pembangunan itu, Kodim 0810/Nganjuk hadir bersama rakyat, ikut menanamkan semangat bahwa setiap cita-cita akan lebih mudah diwujudkan ketika dikerjakan secara bersama-sama.
TNI AD bersama rakyat, membangun dengan keikhlasan, mengabdi dengan ketulusan, demi terwujudnya masyarakat yang semakin rukun, sejahtera dan berdaya.












