Berita  

Dandim 0810/Nganjuk Dorong Manajer KDKMP Perkuat Sinergi dan Potensi Ekonomi Desa

 

NGANJUK – Rapat Koordinasi Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bersama Bupati Nganjuk digelar di Pendopo K.R.T. Sosrokoesoemo, Kabupaten Nganjuk, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 270 peserta yang terdiri dari jajaran Pemerintah Kabupaten Nganjuk, manajer KDKMP, para camat, serta unsur terkait lainnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.H., M.B.A., Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, S.T., Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., jajaran Pemkab Nganjuk, perwakilan PT Agrinas Pangan Nusantara, serta para Manajer KDKMP se-Kabupaten Nganjuk. Rapat membahas penguatan pengelolaan koperasi, sinergi antarinstansi, pengembangan potensi ekonomi desa, serta langkah konkret dalam mendukung pelaksanaan program KDKMP.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti menyampaikan bahwa keberadaan para manajer KDKMP merupakan bagian penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Menurutnya, para manajer harus mampu mengimplementasikan pengetahuan dan pembekalan yang telah diterima dengan mengoptimalkan potensi ekonomi di wilayah masing-masing.

“Para manajer KDKMP merupakan ujung tombak pelaksanaan program di tingkat bawah. Jangan merasa bekerja sendiri. Apabila terdapat kendala di lapangan, segera komunikasikan dan bangun sinergi dengan pemerintah desa, kecamatan, Pemerintah Kabupaten, maupun pihak terkait lainnya,” tegas Dandim.

Dandim juga mendorong agar KDKMP mampu menggali dan mengembangkan berbagai potensi yang ada di desa, termasuk dengan melibatkan pelaku UMKM setempat. Sinergi tersebut dinilai penting agar koperasi tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi secara nyata bagi masyarakat.

“Kita berharap komunikasi antara KDKMP, Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan PT Agrinas terus berjalan secara terbuka. Setiap persoalan di lapangan harus dapat diidentifikasi dan diselesaikan bersama. Maksimalkan potensi yang ada di masing-masing desa untuk mendukung keberhasilan program KDKMP,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Nganjuk menekankan pentingnya pengelolaan koperasi secara profesional, transparan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. KDKMP diharapkan mampu menjadi wadah untuk mengembangkan potensi ekonomi desa, memperluas akses pasar produk masyarakat, serta memanfaatkan teknologi digital dalam pelayanan dan tata kelola koperasi.

Bupati juga meminta para manajer KDKMP memiliki target dan langkah kerja yang jelas, menjaga tertib administrasi serta pengelolaan keuangan, dan melakukan evaluasi secara berkala. Dengan demikian, keberadaan KDKMP di Kabupaten Nganjuk diharapkan benar-benar mampu memberikan manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat.

Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan narasumber, sebelum ditutup dengan foto bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *