Berita  

Cegah Banjir Sejak Dini, Babinsa dan Warga Cangkringan Bersihkan Saluran Got

NGANJUK – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan terus digelorakan Babinsa di wilayah binaan. Babinsa Kelurahan Cangkringan Koptu Edy Wiyono bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan saluran got di sepanjang Jl. Letjen S. Parman IV, Kelurahan Cangkringan, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Selasa (08/09/2026).

Kegiatan kerja bakti tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga kelancaran aliran air sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya genangan maupun banjir saat musim hujan tiba. Kondisi saluran air yang dipenuhi sampah dan endapan lumpur dapat menghambat aliran air, sehingga diperlukan kepedulian dan penanganan secara bersama-sama.

Sejumlah warga dengan penuh antusias turun langsung ke saluran got bersama Babinsa. Menggunakan peralatan yang tersedia, mereka membersihkan berbagai sampah, lumpur dan material yang berpotensi menghambat aliran air di sepanjang jalan tersebut.

Tidak hanya membersihkan saluran, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih dan saluran air yang terawat akan membantu mengurangi risiko munculnya berbagai persoalan ketika intensitas hujan meningkat.

Koptu Edy Wiyono mengatakan, kerja bakti bersama masyarakat merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan di wilayah binaan sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara Babinsa dengan warga.

“Kerja bakti seperti ini tidak hanya bertujuan menjaga lingkungan tetap bersih, tetapi juga menumbuhkan kembali semangat gotong royong yang menjadi warisan budaya bangsa kita. Dengan bekerja bersama, pekerjaan yang berat menjadi lebih ringan dan lingkungan yang kita tempati menjadi lebih nyaman,” ujar Koptu Edy Wiyono.

Menurutnya, upaya menjaga kebersihan saluran air sebaiknya dilakukan secara rutin dan tidak hanya ketika musim hujan telah tiba. Masyarakat diharapkan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke dalam saluran air, sehingga fungsi drainase tetap dapat berjalan secara optimal.

Salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Cangkringan, Lamidak, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa yang secara aktif mengajak masyarakat melaksanakan kegiatan sosial dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang ikut turun langsung bersama warga. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena selain lingkungan menjadi bersih, hubungan antara warga dengan aparat juga semakin dekat,” ungkap Lamidak.

Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi kebiasaan masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

“Gotong royong adalah tradisi dan budaya Indonesia yang mengajarkan kerja sama serta kebersamaan dalam masyarakat. Dengan bergotong royong, pekerjaan dapat diselesaikan bersama dan beban yang berat menjadi lebih ringan,” tambahnya.

Sementara itu, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., memberikan apresiasi terhadap langkah Babinsa dan masyarakat Kelurahan Cangkringan yang bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.

“Apa yang dilakukan Babinsa bersama masyarakat merupakan langkah sederhana, namun memiliki manfaat yang besar. Membersihkan saluran air secara bersama-sama merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya mencegah potensi genangan dan banjir akibat saluran yang tidak berfungsi dengan baik,” ujar Dandim.

Dandim menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kesadaran seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan dan tidak menjadikan saluran air sebagai tempat pembuangan sampah.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus membangun kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Jangan menunggu terjadi banjir baru kita bergerak. Pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti juga memiliki nilai penting dalam memperkuat komunikasi sosial dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi penggerak dalam berbagai kegiatan positif di wilayah binaan.

Kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara warga dan aparat kewilayahan. Melalui interaksi langsung di lapangan, komunikasi dan koordinasi dapat terjalin dengan semakin baik, sehingga berbagai persoalan yang berkaitan dengan lingkungan maupun kondisi wilayah dapat diantisipasi secara bersama-sama.

Dengan saluran got yang telah dibersihkan dari sampah dan endapan lumpur, diharapkan aliran air di sepanjang Jl. Letjen S. Parman IV dapat lebih lancar. Masyarakat pun diharapkan terus menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah ke saluran air.

Kerja bakti tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana. Ketika Babinsa dan masyarakat menyatukan tenaga serta kepedulian, kebersihan lingkungan dapat terjaga sekaligus memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan.

Melalui semangat gotong royong, Babinsa dan warga Kelurahan Cangkringan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat dan aman, sekaligus membangun ketahanan wilayah yang berawal dari kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya.

Exit mobile version