Nganjuk – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah binaan, Babinsa Desa Kweden Koramil 0810/18 Ngetos Kodim 0810/Nganjuk, Serda Dantoni, melaksanakan pendampingan kegiatan penyaluran bantuan bibit padi dan pupuk kepada kelompok tani dan masyarakat petani di Desa Kweden, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Minggu (31/05/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah dalam mendukung peningkatan produksi pertanian melalui penyediaan sarana produksi pertanian yang memadai bagi para petani. Bantuan berupa bibit padi unggul dan pupuk disalurkan kepada kelompok tani sebagai upaya memperkuat sektor pertanian sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan di daerah.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Serda Dantoni turut melakukan pendampingan dan pengawasan guna memastikan proses pendistribusian bantuan berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran sesuai dengan data penerima yang telah ditetapkan. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani juga bertujuan untuk memberikan motivasi serta semangat kepada petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian.
Serda Dantoni mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk dukungan nyata TNI AD terhadap berbagai program pemerintah yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
“Penyaluran bantuan bibit padi dan pupuk ini merupakan langkah strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kehadiran kami sebagai Babinsa bertujuan memastikan seluruh bantuan dapat diterima oleh petani yang berhak serta dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan hasil pertanian,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan bibit dan pupuk memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan musim tanam. Dengan penggunaan bibit unggul dan pemupukan yang tepat, diharapkan hasil panen petani dapat meningkat sehingga berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.
Selain melakukan pendampingan, Babinsa juga berdialog langsung dengan para petani guna mengetahui kondisi pertanian di wilayah binaan, termasuk berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya tanaman padi.
Para petani menyambut baik kehadiran Babinsa yang selama ini aktif mendampingi berbagai kegiatan pertanian di desa. Mereka mengaku merasa lebih terbantu karena adanya perhatian dan dukungan dari aparat kewilayahan dalam setiap program pertanian yang dilaksanakan pemerintah.
Salah satu anggota kelompok tani menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima dan berharap program seperti ini dapat terus berlanjut demi mendukung peningkatan hasil panen.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan bibit padi dan pupuk ini. Semoga dapat meningkatkan hasil panen kami dan membantu meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Kweden,” ungkap salah satu petani.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut juga menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, Dinas Pertanian, penyuluh pertanian lapangan (PPL), pemerintah desa, serta kelompok tani dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa TNI AD melalui jajaran Babinsa akan terus mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
“Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Oleh karena itu, Babinsa harus terus hadir mendampingi petani, mengawal program pertanian pemerintah, serta membantu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan. Dengan sinergi yang baik antara seluruh pihak, kita optimistis produktivitas pertanian akan terus meningkat,” tegas Dandim 0810/Nganjuk.
Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa tidak hanya sebatas pengawasan penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan teritorial untuk memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Melalui kegiatan pendampingan penyaluran bibit padi dan pupuk ini, diharapkan para petani dapat lebih termotivasi dalam mengelola lahan pertaniannya, meningkatkan hasil produksi pertanian, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

















