banner 728x250
Berita  

BABINSA KORAMIL 0810/15 REJOSO GOTONG ROYONG BERSAMA WARGA LAKSANAKAN PENGGALIAN PONDASI JEMBATAN MERAH PUTIH, WUJUD KEMANUNGGALAN TNI DENGAN RAKYAT

banner 120x600
banner 468x60

 

Nganjuk – Sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur pedesaan dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Babinsa Koramil 0810/15 Rejoso Kodim 0810/Nganjuk, Serka Reboanto, melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama warga dalam penggalian pondasi pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Jatirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Senin (08/06/2026).

banner 325x300

Kegiatan tersebut merupakan tahap awal pembangunan Jembatan Merah Putih yang nantinya akan menjadi sarana vital penghubung antarwilayah serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari. Sejak pagi hari, Babinsa bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta warga sekitar tampak bahu-membahu melaksanakan penggalian pondasi dengan penuh semangat kebersamaan dan gotong royong.

Keikutsertaan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan implementasi tugas pembinaan teritorial yang bertujuan membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah serta mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat.

Di sela-sela kegiatan, Serka Reboanto mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur desa merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kemajuan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Melalui kegiatan kerja bakti ini, kami ingin membantu meringankan pekerjaan warga sekaligus memupuk semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Merah Putih akan memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat Desa Jatirejo dan sekitarnya. Selain mempermudah akses transportasi, jembatan tersebut juga akan memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga.

“Jembatan ini nantinya akan menjadi sarana penting bagi masyarakat. Akses menuju lahan pertanian menjadi lebih mudah, distribusi hasil panen lebih lancar, serta mobilitas masyarakat untuk kegiatan pendidikan, kesehatan, dan perekonomian dapat berjalan lebih efektif,” tambahnya.

Lebih lanjut, Serka Reboanto menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat melalui budaya gotong royong yang selama ini telah menjadi kekuatan bangsa.

Suasana kerja bakti berlangsung penuh keakraban. Warga terlihat antusias bekerja bersama Babinsa, mulai dari proses pengukuran lokasi, penggalian pondasi, hingga pengangkutan material yang akan digunakan dalam pembangunan jembatan.

Sementara itu, Kepala Desa Jatirejo, Sdr. Supandi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Babinsa Koramil 0810/15 Rejoso yang selalu hadir mendukung berbagai kegiatan pembangunan di desa.

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang selama ini aktif membantu masyarakat. Kehadiran beliau tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga menjadi motivasi bagi warga untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam membangun desa,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Merah Putih merupakan harapan masyarakat yang selama ini menginginkan akses transportasi yang lebih baik dan aman. Dengan adanya jembatan tersebut, aktivitas warga akan semakin lancar dan perekonomian desa dapat berkembang lebih baik.

Terpisah, Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan memberikan apresiasi atas semangat gotong royong yang ditunjukkan Babinsa dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Jembatan Merah Putih.

“Pembangunan infrastruktur desa merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan pembangunan adalah bentuk nyata pengabdian TNI AD kepada rakyat sekaligus implementasi tugas pembinaan teritorial di wilayah,” tegas Dandim.

Letkol Arh M. Taufan menambahkan bahwa budaya gotong royong harus terus dipelihara karena merupakan kekuatan bangsa yang mampu mempercepat pembangunan sekaligus mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat Desa Jatirejo. Melalui pembangunan Jembatan Merah Putih ini, kita tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga membangun semangat persatuan, kepedulian sosial, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semoga jembatan ini nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta mendukung kemajuan wilayah,” ujar Letkol Arh M. Taufan.

Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Jatirejo diharapkan dapat selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana pendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pembangunan desa menuju masyarakat yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *