Berita  

Babinsa dan Warga Gotong Royong Cor Tiang Utama Jembatan Perintis Garuda di Desa Ngepung

Nganjuk – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan infrastruktur penghubung warga di wilayah pedesaan. Babinsa bersama warga Dusun Jomblang, Desa Ngepung, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, bahu-membahu melaksanakan pekerjaan pengecoran tiang utama Jembatan Perintis Garuda, sebagai bagian dari tahapan pembangunan jembatan yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat.

Pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian bersama terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayah pedesaan. Keberadaan jembatan memiliki peran penting sebagai akses penghubung masyarakat, terutama untuk menunjang mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dalam pelaksanaan pekerjaan, Babinsa tidak hanya memberikan pendampingan, tetapi turut terjun langsung membantu masyarakat di lokasi pembangunan. Dengan kondisi medan yang cukup berat dan material bangunan berada di sekitar area pekerjaan, Babinsa bersama warga bekerja secara bersama-sama menyelesaikan setiap tahapan pembangunan.

Salah satu tahapan penting yang saat ini dilaksanakan adalah pengecoran tiang utama jembatan. Sebelum pengecoran dilakukan, warga bersama Babinsa terlebih dahulu mempersiapkan konstruksi besi tulangan dan bekisting sebagai bagian dari struktur utama tiang jembatan.

Proses tersebut membutuhkan ketelitian dan kerja sama agar konstruksi yang dibuat dapat sesuai dengan kebutuhan pembangunan. Material besi tulangan yang telah dirangkai kemudian ditempatkan pada posisi tiang utama sebelum dilakukan pengecoran.

Kegiatan gotong royong berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Warga saling membantu menyiapkan material, sementara Babinsa turut membantu pekerjaan di sekitar konstruksi jembatan.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat dalam pembangunan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata pelaksanaan pembinaan teritorial. Melalui kegiatan seperti ini, hubungan antara TNI dengan masyarakat semakin dekat dan komunikasi antara aparat kewilayahan dengan warga dapat terus terpelihara.

Bagi masyarakat Desa Ngepung, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Jomblang diharapkan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. Jembatan yang nantinya selesai dibangun diharapkan mampu menjadi akses yang lebih baik bagi masyarakat dalam melakukan berbagai kegiatan, termasuk aktivitas sosial dan perekonomian.

Pembangunan infrastruktur secara gotong royong juga mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap kemajuan wilayahnya. Dengan adanya kebersamaan antara warga dan aparat kewilayahan, berbagai pekerjaan pembangunan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan kondisi di lapangan.

Babinsa juga mengajak masyarakat untuk terus mempertahankan budaya gotong royong. Menurutnya, pembangunan fasilitas umum bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat agar hasilnya dapat dirasakan bersama.

Dandim 0810/Nganjuk: Gotong Royong Menjadi Kekuatan dalam Pembangunan

Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., memberikan apresiasi terhadap semangat Babinsa dan masyarakat yang bersama-sama mendukung pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Jomblang, Desa Ngepung.

Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pembangunan di wilayah binaan merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kegiatan gotong royong seperti ini merupakan bentuk nyata kepedulian Babinsa terhadap masyarakat di wilayah binaannya. TNI hadir bersama rakyat, membantu sesuai kemampuan dan kondisi di lapangan, sehingga pekerjaan yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi kepentingan bersama,” ujar Dandim.

Dandim menambahkan bahwa pembangunan jembatan merupakan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian, terutama pada bagian konstruksi utama. Karena itu, keselamatan personel dan masyarakat yang bekerja harus tetap menjadi perhatian selama proses pembangunan.

“Kami berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan dengan aman dan lancar. Faktor keselamatan harus tetap diperhatikan, khususnya dalam pekerjaan pengecoran dan pemasangan konstruksi jembatan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan menyampaikan bahwa semangat kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat perlu terus dipelihara. Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya ketika terjadi permasalahan, tetapi juga dalam kegiatan pembangunan dan kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi warga.

“Kemanunggalan TNI dengan rakyat harus terus diwujudkan melalui kegiatan nyata. Ketika masyarakat bergotong royong membangun fasilitas yang dibutuhkan bersama, Babinsa harus berada di tengah-tengah mereka untuk memberikan dukungan dan membantu sesuai kemampuan,” tegasnya.

Ia berharap pembangunan Jembatan Perintis Garuda tersebut dapat diselesaikan secara bertahap dan nantinya mampu memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Dusun Jomblang dan sekitarnya.

“Semoga pembangunan jembatan ini dapat segera selesai dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami juga mengajak warga untuk tetap menjaga semangat gotong royong karena kebersamaan merupakan modal penting dalam membangun wilayah,” pungkas Dandim.

Dengan dilaksanakannya pengecoran tiang utama tersebut, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Jomblang, Desa Ngepung, Kecamatan Lengkong terus berjalan secara bertahap. Sinergi antara Babinsa dan masyarakat diharapkan tetap terjaga hingga seluruh tahapan pembangunan selesai dan jembatan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *