Berita  

Dandim Nganjuk Hadiri Panen Raya Padi Varietas Unggul di Ponpes HAQ Blitaran Sukomoro

 

Nganjuk – Komandan Kodim 0810/Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., menghadiri kegiatan Panen Raya Padi Varietas Unggul yang digelar di lahan pertanian Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Al Ijabah, Desa Blitaran, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan panen raya tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara pondok pesantren dan para petani dalam mengembangkan sektor pertanian melalui budidaya padi varietas unggul sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para tokoh ulama, di antaranya Kyai Ainur Rofik, Kyai Moh. Baharudin, Kyai Mustain Syafi’i, Abah Mariadi Nur Amali, dan Kyai Ainul Yakin, bersama unsur Forkopimcam, kelompok tani, serta masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Dandim 0810/Nganjuk menyampaikan apresiasi atas peran aktif Pondok Pesantren HAQ yang tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga mampu menjadi pelopor dalam pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian.

“Panen raya ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan sinergi antara ulama, petani, pemerintah, dan TNI dalam memperkuat ketahanan pangan. Kami berharap hasil yang dicapai dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian demi terwujudnya swasembada pangan,” ujar Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti.

Sementara itu, para pengasuh Pondok Pesantren HAQ menyampaikan rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh. Mereka berharap pengembangan padi varietas unggul dapat terus berlanjut sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Kegiatan dilanjutkan dengan panen padi secara simbolis oleh Dandim 0810/Nganjuk bersama para kiai dan tamu undangan, dilanjutkan peninjauan hasil panen serta berdialog dengan para petani mengenai upaya peningkatan kualitas dan produktivitas pertanian.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sehingga Kabupaten Nganjuk dapat terus menjadi salah satu daerah lumbung pangan yang produktif dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *