Ngetos – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Suru, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, memberikan dampak positif yang signifikan bagi kehidupan masyarakat setempat. Infrastruktur yang dibangun melalui program pemerintah ini kini menjadi sarana vital dalam menunjang aktivitas warga, khususnya di wilayah yang memiliki kondisi geografis berbukit dan berada di lereng Gunung Wilis.
Warga Desa Suru mengaku sangat terbantu dengan adanya pembangunan jembatan tersebut. Sebagian besar masyarakat yang berprofesi sebagai petani kini dapat lebih mudah dalam mengangkut hasil pertanian mereka, baik menuju pasar maupun ke tempat penampungan hasil panen. Sebelumnya, akses jalan yang terbatas dan medan yang cukup sulit menjadi kendala utama dalam distribusi hasil pertanian.
Selain mendukung sektor pertanian, keberadaan jembatan ini juga memberikan manfaat besar bagi para pelajar. Kini, anak-anak sekolah memiliki akses yang lebih aman, nyaman, dan efisien untuk menuju ke sekolah tanpa harus melewati jalur yang berbahaya atau memutar jauh.
Sebagai desa yang berada di kawasan pegunungan dengan kontur jalan yang berkelok, menanjak, dan cukup curam, pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Garuda menjadi sangat penting. Jembatan ini tidak hanya memperpendek jarak tempuh antarwilayah, tetapi juga meningkatkan konektivitas antar dusun, khususnya jalur penghubung antara Dusun Watulanang dengan akses utama menuju Kecamatan Ngetos.
Salah satu warga Desa Suru menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pembangunan tersebut. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah serta TNI yang telah membantu pembangunan jembatan ini. Sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk kegiatan bertani dan aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.
Di sisi lain, Danramil 0810/18 Ngetos juga menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat. Selain membantu percepatan pembangunan, kegiatan gotong royong yang dilakukan bersama warga juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga turut serta membantu mengatasi kesulitan warga,” ujarnya.
Dengan adanya Jembatan Garuda ini, diharapkan dapat meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Desa Suru dan sekitarnya.
Kegiatan pembangunan yang dilakukan secara gotong royong ini berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Hal tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa menuju kehidupan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

















