NGANJUK — Semangat gotong royong terus ditunjukkan dalam pengerjaan pembangunan sumur warga di Titik 10, tepatnya di rumah Ibu Ratemi, Dusun Semanding, Desa Tempuran, RT/RW 007/002. Setelah melalui proses penggalian yang cukup panjang, pekerjaan kini memasuki tahap penyelesaian dengan melakukan plesterisasi lantai di bagian luar lingkaran sumur.
Kegiatan tersebut dikerjakan secara bersama-sama oleh personel TNI dan masyarakat. Dengan penuh ketelitian, adonan material diratakan pada permukaan lantai di sekitar bibir sumur agar menghasilkan permukaan yang lebih kuat, rapi, dan nyaman digunakan.
Di bawah terik matahari, pekerjaan tetap dilakukan secara bergotong royong. Personel TNI bersama warga saling berbagi tugas, mulai dari menyiapkan material, mengaduk adonan, hingga melakukan proses plester dan finishing pada lantai di sekeliling sumur.
Pengerjaan tahap finishing ini menjadi bagian penting dalam pembangunan sumur. Selain memperindah lingkungan sekitar sumur, lantai yang diplester juga diharapkan dapat membantu menjaga area sekitar sumber air tetap lebih tertata dan mudah dibersihkan.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam kegiatan tersebut tidak hanya sebatas membantu pekerjaan fisik. Gotong royong menjadi sarana untuk mempererat hubungan serta membangun kebersamaan antara prajurit dengan warga di wilayah binaan.
Pembangunan sumur di rumah Ibu Ratemi sendiri merupakan bagian dari upaya menghadirkan akses sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., menyampaikan bahwa setiap tahapan pembangunan yang dikerjakan bersama masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian dan kebersamaan dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.
“Pembangunan ini bukan hanya tentang membuat sebuah sumur, tetapi bagaimana kehadiran TNI bersama masyarakat dapat memberikan manfaat nyata. Karena itu, setiap tahapan dikerjakan dengan sebaik-baiknya agar hasilnya kuat, rapi, dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Dandim.
Menurutnya, semangat gotong royong harus terus dipertahankan karena menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah.
Tahap plesterisasi dan finishing di Titik 10 tersebut sekaligus menandai semakin dekatnya penyelesaian fasilitas sumber air bagi Ibu Ratemi dan warga sekitar.
Dari proses penggalian, pemasangan bagian sumur, hingga penyelesaian lantai lingkar sumur, seluruh tahapan dikerjakan dengan semangat kebersamaan.
Setiap tetes keringat yang tercurah di lokasi menjadi bagian dari perjuangan menghadirkan sumber kehidupan bagi masyarakat. TNI dan warga kembali membuktikan bahwa ketika dikerjakan bersama, pekerjaan berat pun dapat diselesaikan demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.