Nganjuk – Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T. bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk menghadiri dan mengikuti Prosesi Adat Siraman Sedudo Tahun 2026 yang diselenggarakan di kawasan Air Terjun Sedudo, Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk.
Prosesi Siraman Sedudo merupakan tradisi budaya masyarakat Nganjuk yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak masa lampau. Ritual ini menjadi simbol ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus doa agar masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan. Tradisi ini juga menjadi salah satu ikon budaya dan pariwisata Kabupaten Nganjuk yang terus dilestarikan setiap tahunnya.
Kegiatan diawali dengan kirab budaya, dilanjutkan prosesi pengambilan air suci dari Air Terjun Sedudo yang kemudian digunakan dalam ritual siraman. Acara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang turut menyaksikan jalannya prosesi.
Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya daerah sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Tradisi Siraman Sedudo merupakan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, spiritual, dan kebersamaan yang tinggi. Melalui kegiatan ini diharapkan semangat persatuan, gotong royong, serta kecintaan terhadap budaya bangsa terus terjaga di tengah perkembangan zaman,” ungkap Dandim.
Selain sebagai bentuk pelestarian budaya, penyelenggaraan Siraman Sedudo juga diharapkan mampu meningkatkan sektor pariwisata daerah dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar melalui kunjungan wisatawan dari berbagai daerah.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar berkat sinergi seluruh unsur pengamanan serta antusiasme masyarakat yang turut menjaga kelestarian tradisi budaya khas Kabupaten Nganjuk tersebut.
