Nganjuk — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah binaan, Babinsa Koramil 0810/02 Bagor Kodim 0810/Nganjuk, Koptu Margiangka, melaksanakan pendampingan kegiatan panen bawang merah bersama para petani di Desa Karang Tengah, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan panen bawang merah tersebut diikuti oleh puluhan petani setempat yang tampak antusias melaksanakan proses panen di area persawahan. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat menjadi bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat desa.
Dalam kegiatan tersebut, Koptu Margiangka tidak hanya melakukan pemantauan perkembangan hasil pertanian, namun juga turut membantu proses panen bawang merah secara langsung bersama para petani. Kehadiran Babinsa di lapangan diharapkan mampu memberikan semangat dan motivasi kepada petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian.
“Kami selalu hadir di tengah masyarakat, terutama para petani. Pendampingan ini adalah bentuk sinergi TNI dengan rakyat. Kami ingin memastikan proses panen berjalan lancar dan hasilnya maksimal,” ujar Koptu Margiangka di sela kegiatan.
Selain membantu proses panen, Babinsa juga memberikan imbauan kepada para petani agar selalu menjaga kualitas hasil pertanian sehingga memiliki nilai jual yang tinggi di pasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami juga memberikan himbauan kepada petani untuk menjaga kualitas hasil panen agar memiliki nilai jual yang tinggi,” tambahnya.
Salah satu petani bawang merah, Bapak Suparno, mengaku senang dan merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selama ini aktif mendampingi para petani di desa binaan.
“Kami merasa diperhatikan. Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, kami jadi lebih semangat. Ke depannya, kami berharap kerja sama ini terus berlanjut,” ungkapnya.
Hasil panen bawang merah di Desa Karang Tengah pada musim panen tahun ini dinilai cukup memuaskan. Para petani berharap pendampingan yang dilakukan Babinsa dapat terus berlanjut sehingga berbagai kendala pertanian seperti serangan hama, pemupukan, hingga pemasaran hasil panen dapat diatasi dengan baik.
Kegiatan pendampingan tersebut juga menjadi bagian dari program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Komando Atas sebagai bentuk dukungan TNI AD terhadap peningkatan produksi pangan nasional.
Melalui pendampingan secara langsung di lapangan, Babinsa diharapkan mampu menjadi motivator dan penggerak bagi masyarakat dalam meningkatkan hasil pertanian serta kesejahteraan petani di wilayah binaan.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat petani.
Sementara itu, Komandan Kodim 0810/Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., memberikan apresiasi terhadap peran aktif Babinsa yang terus hadir mendampingi masyarakat petani di wilayah binaannya.
“Saya mengapresiasi dedikasi Babinsa yang terus aktif membantu dan mendampingi petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegas Dandim.
Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa Babinsa harus selalu hadir memberikan motivasi dan solusi kepada masyarakat, khususnya para petani, agar produktivitas pertanian terus meningkat.
“Babinsa harus mampu menjadi penggerak dan motivator bagi masyarakat sehingga hasil pertanian semakin meningkat dan kesejahteraan petani dapat terwujud,” tambahnya.
Dengan adanya pendampingan pertanian tersebut, diharapkan para petani bawang merah di Desa Karang Tengah semakin termotivasi dalam meningkatkan kualitas dan hasil produksi pertanian demi mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Nganjuk.
