Berita  

BABINSA DESA PEHSERUT DAMPINGI PETANI NGRABUK PADI SISTEM LEGOWO DUKUNG KETAHANAN PANGAN

Nganjuk — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat, Babinsa Desa Pehserut Koramil 0810/16 Sukomoro Kodim 0810/Nganjuk, Serda Agung W, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian bersama warga binaan di Desa Pehserut, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Rabu (13/05/2026).

Kegiatan pendampingan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut difokuskan pada kegiatan ngrabuk atau penyiangan tanaman padi sistem legowo milik Bapak Muryadi dari Kelompok Tani Sidomulyo Berempat. Pendampingan dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam membantu meningkatkan hasil pertanian masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Serda Agung W turun langsung ke area persawahan bersama petani guna membantu proses perawatan tanaman padi agar pertumbuhan tanaman tetap optimal dan hasil panen nantinya dapat meningkat.

Sistem tanam legowo sendiri merupakan salah satu metode pertanian yang diterapkan untuk meningkatkan produktivitas padi melalui pengaturan jarak tanam yang lebih baik sehingga tanaman memperoleh sinar matahari dan sirkulasi udara yang cukup.

Kehadiran Babinsa di tengah para petani menjadi bentuk nyata dukungan TNI terhadap sektor pertanian yang memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional maupun daerah.

Serda Agung W mengatakan bahwa kegiatan pendampingan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud kepedulian aparat kewilayahan dalam membantu masyarakat, khususnya para petani di wilayah binaan.

“Kegiatan pendampingan pertanian ini bertujuan untuk membantu serta memberikan motivasi kepada petani agar hasil panen dapat meningkat dan ketahanan pangan di wilayah tetap terjaga,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas keamanan wilayah, tetapi juga ikut mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui sektor pertanian.

Selain membantu secara langsung di sawah, Babinsa juga aktif memberikan semangat dan motivasi kepada para petani agar terus giat mengelola lahan pertanian serta menjaga kualitas tanaman padi selama masa perawatan hingga panen.

Kegiatan pendampingan pertanian tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui kebersamaan dan kerja sama di lapangan. Para petani mengaku senang dengan kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendampingi dan membantu kegiatan pertanian warga.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir personel Babinsa sebanyak dua orang bersama warga masyarakat yang terlibat langsung dalam proses ngrabuk padi di area persawahan Desa Pehserut.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat.

Sementara itu, Komandan Kodim 0810/Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., memberikan apresiasi terhadap peran aktif Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan pertanian di wilayah binaan.

“Saya mengapresiasi kegiatan pendampingan pertanian yang dilakukan Babinsa bersama para petani. Ini merupakan bentuk nyata dukungan TNI AD terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus wujud kepedulian kepada masyarakat,” tegas Dandim.

Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa Babinsa harus terus hadir di tengah masyarakat dan menjadi penggerak dalam mendukung berbagai program pemerintah di bidang pertanian.

“Babinsa harus mampu menjadi motivator bagi petani agar tetap semangat mengelola lahan pertanian sehingga produktivitas pangan di wilayah dapat terus meningkat,” tambahnya.

Dengan adanya pendampingan pertanian tersebut, diharapkan hasil panen padi masyarakat Desa Pehserut semakin meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Kabupaten Nganjuk.

Exit mobile version