Berita  

Api Membesar Usai Pembakaran Sampah, Gudang Kayu di Baleturi Prambon Ludes Terbakar

 

Nganjuk – Kebakaran terjadi di sebuah gudang lama penyimpanan kayu milik Ahmad Syaik (42) di Dusun Baleturi, RT 009/RW 004, Desa Baleturi, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk. Peristiwa tersebut diduga dipicu pembakaran sampah yang merambat ke rumpun bambu hingga kemudian menyambar bangunan gudang kayu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, kejadian bermula ketika Ahmad Syaik melakukan pembakaran sampah di dekat pohon bambu pada sore hari. Setelah pembakaran ditinggalkan, kondisi angin yang cukup kencang membuat api diduga merambat dari lokasi pembakaran menuju rumpun bambu di sekitar gudang.

Api kemudian menjalar hingga mengenai bangunan gudang lama yang sebagian besar berbahan kayu. Kondisi semakin diperparah dengan adanya tumpukan kayu di dalam gudang sehingga api dengan cepat membesar.

Warga sekitar yang mendengar suara ledakan kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi gudang. Saat tiba di lokasi, api sudah membesar dan melalap bagian bangunan serta material kayu yang berada di dalamnya.

Pemilik gudang bersama warga sempat berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Namun, karena kobaran api semakin besar, upaya tersebut belum mampu mengendalikan api.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut melalui Call Center Damkar. Laporan tersebut diteruskan kepada personel siaga Pos Damkar Tanjunganom untuk segera mendatangi lokasi dan melakukan penanganan.

Petugas pemadam kebakaran selanjutnya melaksanakan proses pemadaman dan penanganan di lokasi hingga api berhasil dikendalikan dan dinyatakan benar-benar padam. Setelah proses pemadaman selesai, dilakukan pengecekan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang masih berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Akibat kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Sementara kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp7 juta, berupa kerusakan dan terbakarnya gudang lama serta tumpukan kayu di dalamnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan pembakaran sampah, terlebih pada kondisi lingkungan yang terdapat bahan mudah terbakar seperti bambu dan tumpukan kayu.

Dandim 0810/Nganjuk Letkol ARH M. Taufan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat melakukan aktivitas pembakaran di lingkungan sekitar.

“Masyarakat harus benar-benar memperhatikan keamanan ketika membakar sampah. Jangan meninggalkan api sebelum dipastikan benar-benar padam, terlebih apabila lokasi pembakaran berdekatan dengan bambu, kayu, rumput kering maupun material lain yang mudah terbakar,” tegas Dandim.

Menurutnya, pencegahan merupakan langkah utama untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak menganggap sepele api. Apabila terjadi kebakaran, segera laporkan kepada petugas dan lakukan upaya penanganan awal apabila kondisi memungkinkan dengan tetap mengutamakan keselamatan,” pungkasnya.

Kejadian kebakaran gudang kayu di Desa Baleturi tersebut dapat ditangani hingga api dinyatakan padam, sementara situasi di lokasi kembali aman dan kondusif.

Exit mobile version