Berita  

CEGAH BANJIR SEBELUM HUJAN DATANG, BABINSA BAGOR AJAK WARGA PESUDUKUH BERSIHKAN SALURAN AIR

 

NGANJUK – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekaligus upaya mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi saat musim penghujan, Babinsa Koramil 0810/02 Bagor Kodim 0810/Nganjuk, Sertu Budi Prastiono, bersama masyarakat melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan saluran pembuangan rumah tangga di Dusun Pesudukuh, Desa Pesudukuh, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan karya bakti tersebut dilakukan secara gotong royong dengan menyasar saluran pembuangan air rumah tangga yang berada di lingkungan permukiman warga. Pembersihan dilakukan dengan mengangkat berbagai material maupun kotoran yang berpotensi menghambat aliran air, sehingga saluran dapat kembali berfungsi secara optimal.

Sejak kegiatan dimulai, Sertu Budi Prastiono bersama warga bahu-membahu membersihkan saluran air. Dengan semangat kebersamaan, masyarakat secara sukarela meluangkan waktu dan tenaga untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal mereka.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah antisipatif menghadapi musim penghujan. Saluran air yang bersih dan tidak tersumbat diharapkan mampu memperlancar aliran air serta meminimalisasi potensi genangan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Babinsa Koramil 0810/02 Bagor Sertu Budi Prastiono menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat Desa Pesudukuh yang telah menyempatkan waktu untuk mengikuti kegiatan karya bakti.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk bersama-sama melaksanakan karya bakti. Ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan sekaligus upaya bersama untuk mengantisipasi kemungkinan tersumbatnya saluran air ketika musim penghujan,” ujarnya.

Menurut Sertu Budi Prastiono, kesadaran masyarakat Desa Pesudukuh dalam menjaga kebersihan lingkungan patut diapresiasi. Hingga saat ini, kesadaran tersebut turut mendukung kondisi lingkungan desa sehingga tidak terjadi permasalahan berarti terkait luapan air saat hujan.

“Perlu kita syukuri sampai saat ini tidak ada permasalahan terkait luapan air ketika hujan. Namun, kondisi tersebut jangan membuat kita lengah. Justru harus kita pertahankan dengan rutin menjaga dan membersihkan saluran air agar tetap berfungsi dengan baik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan karya bakti akan memberikan hasil maksimal apabila dilakukan dengan semangat kebersamaan dan kesadaran seluruh masyarakat.

“Kalau masyarakat guyub dan rukun, insyaallah berbagai cita-cita dan tujuan bersama akan lebih mudah terlaksana dan terwujud. Lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah desa atau aparat kewilayahan,” tegasnya.

Selain bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan karya bakti tersebut juga menjadi sarana bagi Babinsa untuk berkomunikasi secara langsung dengan warga. Interaksi yang terjalin dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan menjadi bagian penting dalam mempererat hubungan emosional antara TNI dengan masyarakat.

Bagi Babinsa, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan untuk mengetahui secara langsung kondisi serta berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Dengan komunikasi yang terbangun secara rutin, diharapkan berbagai permasalahan di wilayah dapat diketahui dan dicarikan solusi secara bersama-sama sejak dini.

Antusiasme masyarakat terlihat selama pelaksanaan kegiatan. Warga dengan penuh kesadaran ikut membersihkan saluran air dan lingkungan di sekitar permukiman. Kebersamaan tersebut menghasilkan saluran air yang lebih bersih dan tertata, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Masyarakat Desa Pesudukuh menyambut positif pelaksanaan karya bakti tersebut. Warga menilai kegiatan bersama Babinsa tidak hanya memberikan manfaat secara langsung terhadap kebersihan dan kelancaran saluran air, tetapi juga mampu menumbuhkan kembali semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.

Kepala Dusun Pesudukuh menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan bersama Babinsa tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting untuk terus dilakukan dan ditingkatkan karena selain memberikan manfaat bagi lingkungan, juga mampu mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat bagus dan perlu dipertahankan serta ditingkatkan. Dengan sering adanya kegiatan bersama, hubungan antara TNI dan masyarakat semakin dekat. Warga juga tidak merasa canggung untuk berkomunikasi maupun menyampaikan berbagai permasalahan yang ada di lingkungan,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan karya bakti maupun komunikasi sosial yang melibatkan Babinsa dan masyarakat dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Dengan adanya kebersamaan seperti ini, warga menjadi semakin guyub dan rukun. Kita bisa bersama-sama menjaga lingkungan sekaligus saling membantu apabila ada persoalan di masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa kegiatan karya bakti yang dilakukan Babinsa bersama masyarakat merupakan salah satu bentuk nyata pembinaan teritorial sekaligus wujud kepedulian TNI AD terhadap kondisi lingkungan di wilayah binaan.

“Babinsa harus senantiasa hadir di tengah masyarakat. Kegiatan membersihkan saluran air seperti ini memang terlihat sederhana, tetapi memiliki manfaat yang besar. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi terjadinya genangan akibat saluran air yang tersumbat,” ujar Dandim.

Menurut Letkol Arh M. Taufan, upaya pencegahan harus dilakukan sebelum muncul permasalahan, terlebih ketika memasuki musim penghujan.

“Jangan menunggu air meluap baru kita bergerak. Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Saluran air harus dipastikan bersih dan berfungsi dengan baik. Untuk itu, kesadaran dan kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Dandim juga memberikan apresiasi terhadap semangat gotong royong masyarakat Desa Pesudukuh.

“Semangat gotong royong seperti ini harus terus dipelihara. TNI AD melalui para Babinsa akan terus mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Ketika masyarakat dan aparat bersatu, berbagai persoalan di wilayah akan lebih mudah diatasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan menekankan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya dalam kegiatan seremonial.

“Babinsa harus dekat dengan rakyat. Hadir dalam suka maupun duka, membantu kegiatan masyarakat, mendengarkan keluhan warga dan ikut mencari solusi terhadap persoalan yang ada. Inilah bentuk pengabdian TNI AD di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan karya bakti pembersihan saluran pembuangan rumah tangga di Dusun Pesudukuh berlangsung dengan aman, tertib dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih menjadi kekuatan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menyelesaikan berbagai persoalan secara bersama-sama.

Melalui kegiatan tersebut, Koramil 0810/02 Bagor Kodim 0810/Nganjuk terus berkomitmen mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan serta memperkuat komunikasi sosial dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Satu saluran yang bersih mungkin terlihat sederhana, namun dari kepedulian kecil itulah keselamatan dan kenyamanan lingkungan dapat dijaga. Bersama rakyat, TNI hadir mencegah sebelum terjadi, bekerja sebelum diminta, dan bergotong royong demi lingkungan yang lebih bersih, aman dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *