Nganjuk – Kunjungan kerja dilakukan oleh Rudy Saladin selaku Pangdam V/Brawijaya di wilayah Kodim 0810/Nganjuk dalam rangka menghadiri kegiatan launching 200 titik Jembatan Perintis Garuda yang dilaksanakan secara virtual bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Senin (9/3/2026)
Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi Jembatan Gantung Perintis Garuda, Dusun Ngronggo, Desa Bagorwetan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, dan dihadiri sekitar 250 orang. Acara dipimpin oleh Dandim 0810/Nganjuk, M. Taufan Yudha Bhakti.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 081/DSJ Untoro Hariyanto, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, unsur Forkopimda, jajaran Perwira Kodim 0810/Nganjuk, Forkopincam Sukomoro, tokoh masyarakat, serta warga penerima manfaat pembangunan jembatan.
Kedatangan Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan disambut oleh Forkopimda dan masyarakat setempat, dilanjutkan dengan peninjauan lokasi jembatan serta mengikuti Zoom Meeting launching 200 titik Jembatan Perintis Garuda bersama Kasad.Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pemberian bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat kurang mampu serta penyerahan perlengkapan sekolah kepada anak-anak sebagai bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meresmikan pembangunan 200 titik Jembatan Perintis Garuda di seluruh Indonesia. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan TNI AD dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Bagorwetan merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Dengan adanya jembatan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mendukung sektor pertanian masyarakat setempat,” ujarnya.
Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam pembangunan jembatan tersebut, baik dari jajaran TNI, pemerintah daerah, maupun masyarakat yang turut bergotong royong.
Program Jembatan Perintis Garuda sendiri merupakan salah satu upaya strategis TNI AD dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah terpencil sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
