NGANJUK – Upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat terus dilakukan jajaran Kodim 0810/Nganjuk melalui program pembuatan sumur gali di Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk.
Hingga Jumat (04/09/2026), pelaksanaan pembangunan sumur gali yang direncanakan sebanyak 20 titik tersebut terus menunjukkan perkembangan. Pada sasaran pertama, sebanyak 10 titik menjadi fokus pekerjaan, dengan sebagian besar titik telah mencapai progres penyelesaian 100 persen.
Program pembuatan sumur gali ini menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat dalam membantu masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bagi warga. Keberadaan sumber air diharapkan dapat memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat penerima manfaat.
Dari 10 titik sasaran pertama, delapan titik telah mencapai progres 100 persen, sementara Titik 9 telah mencapai 80 persen dan Titik 10 mencapai 97 persen.
Adapun perkembangan masing-masing titik sebagai berikut:
Titik 1
Pembuatan sumur gali di tempat Bapak Satidjan, Dusun Semanding, Desa Tempuran RT/RW 007/002, dengan penerima manfaat sebanyak 3 KK.
Progres: 100 persen.
Titik 2
Pembuatan sumur gali di tempat Bapak Samidjan, Desa Tempuran RT/RW 007/002, dengan penerima manfaat sebanyak 3 KK.
Progres: 100 persen.
Titik 3
Pembuatan sumur gali di tempat Bapak Djanu, Dusun Semanding RT/RW 008/002, Desa Tempuran, dengan penerima manfaat sebanyak 3 KK.
Progres: 100 persen.
Titik 4
Pembuatan sumur gali di tempat Bapak Parni, Dusun Semanding RT/RW 008/002, Desa Tempuran, dengan penerima manfaat sebanyak 3 KK.
Progres: 100 persen.
Titik 5
Pembuatan sumur gali di tempat Bapak Suryadin, Dusun Semanding, Desa Tempuran RT/RW 007/002, dengan penerima manfaat sebanyak 3 KK.
Progres: 100 persen.
Titik 6
Pembuatan sumur gali di tempat Bapak Mulud, Dusun Semanding, Desa Tempuran RT/RW 007/002, dengan penerima manfaat sebanyak 3 KK.
Progres: 100 persen.
Titik 7
Pembuatan sumur gali di tempat Bapak Warlan, Dusun Talun Sambi RT 011/RW 003, Desa Tempuran, dengan penerima manfaat sebanyak 3 KK.
Progres: 100 persen.
Titik 8
Pembuatan sumur gali di tempat Bapak Supijono, Dusun Semanding RT/RW 008/002, dengan penerima manfaat sebanyak 3 KK.
Progres: 100 persen.
Titik 9
Pembuatan sumur gali di tempat Bapak Sulyani, Desa Tempuran RT/RW 002/001, dengan penerima manfaat sebanyak 3 KK.
Progres: 80 persen.
Titik 10
Pembuatan sumur gali di tempat Ibu Ratemi, Dusun Semanding, Desa Tempuran RT/RW 007/002, dengan penerima manfaat sebanyak 3 KK.
Progres: 97 persen.
Pada pelaksanaan pekerjaan Jumat tersebut, kegiatan difokuskan pada plester lantai bagian luar lingkaran sumur di Titik 10, tepatnya di lokasi milik Ibu Ratemi.
Pekerjaan tersebut dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur TNI AD, perangkat desa dan masyarakat. Personel yang dikerahkan terdiri dari 3 orang TNI AD, 1 orang perangkat desa dan 3 orang masyarakat.
Kolaborasi tersebut menjadi gambaran nyata semangat gotong royong dalam menyelesaikan pembangunan sarana yang nantinya akan digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Program ini dikerjakan dengan sistem 1/1, yaitu setiap titik yang telah mencapai progres 100 persen akan dilanjutkan dengan perpindahan pekerjaan ke titik berikutnya. Pola tersebut dilakukan agar pekerjaan dapat berjalan secara bertahap, terarah dan efektif hingga seluruh sasaran yang telah ditentukan dapat diselesaikan.
Hingga pelaksanaan kegiatan pada Jumat (04/09/2026), tidak terdapat hambatan yang berarti. Seluruh kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Bagi masyarakat penerima manfaat, pembangunan sumur gali memiliki arti yang sangat penting. Air merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, hadirnya sumber air melalui pembangunan sumur gali diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus memberikan manfaat jangka panjang.
Apa yang dikerjakan di Desa Tempuran bukan hanya tentang menggali tanah dan membuat sebuah sumur. Di balik setiap titik yang dikerjakan terdapat kebutuhan masyarakat, harapan keluarga dan cita-cita agar warga dapat memiliki akses terhadap sumber air yang lebih dekat dan dapat dimanfaatkan bersama.
Dari kedalaman tanah, TNI bersama rakyat berusaha menemukan sumber kehidupan.
Setiap meter tanah yang digali menjadi bagian dari perjuangan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Setiap titik yang mencapai 100 persen menjadi tanda bahwa satu lagi harapan warga mulai terwujud.
Dengan total rencana 20 titik sumur gali, program tersebut diharapkan dapat terus berjalan hingga seluruh sasaran selesai dikerjakan. Sinergi antara TNI, pemerintah desa dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mendukung kelancaran program tersebut.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, karena pembangunan dilaksanakan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.
TNI hadir tidak hanya untuk menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga senantiasa berupaya hadir di tengah masyarakat dan membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaan.
Hari ini satu titik selesai, satu keluarga merasakan manfaat. Besok titik berikutnya dikerjakan, membawa harapan baru bagi warga lainnya.
Dari 20 titik yang direncanakan, perjalanan masih terus berlanjut. Namun progres yang telah dicapai menjadi bukti bahwa ketika TNI, pemerintah desa dan masyarakat bergerak bersama, pekerjaan yang berat dapat diselesaikan dengan semangat kebersamaan.
Sumur gali untuk warga, dikerjakan bersama rakyat, demi menghadirkan sumber kehidupan dan harapan baru bagi masyarakat Desa Tempuran.
